Kegiatan Asia International Mathematical Olympiad (AIMO) merupakan kegiatan olimpiade matematika bagi siswa kelas 3 SD sampai dengan kelas 9 SMP dan merupaka kegiatan yang diadakan satu tahun sekali.

AIMO Final tahun 2016 ini diselenggarakan di Hongkong pada tanggal 2-6 Agustus 2016 yang diikuti oleh 3810 peserta dari 11 negara yaitu : Indonesia, Hongkong, Mongolia, Malaysia. China, Bulgaria, Macau, Taiwan, Thailand, Kazakhtan dan Myanmar.

Untuk bisa mengikuti kegiatan AIMO Final ini, peserta dari Indonesia harus memenuhi persyaratan yaitu lolos seleksi AIMO trial di Indonesia. Alhamdulillah, saya dan beberapa teman dari SMP Islam Alazka lolos pada seleksi AIMO trial dan berhak mengikuti final di Hongkong adalah :

  1. Tiara Auliadewi Tristiani
  2. Yunia Harimulyati
  3. Antum Ruhul Faqih
  4. Meuthia Virdia Rosa
  5. Yasarah Shadina Sari

Namun dari ke-5 perwakilan dari SMP Islam Alazka ada satu yang tidak bisa ikut yaitu Yunia Harimulyati karena sedang mempersiapkan untuk event kompetisi matematika lain.

Kegiatan AIMO ini sangat menyenangkan bagi kami, karena merupakan pengalaman yang sangat berharga dan dapat bertemu dengan teman dari berbagai Negara dan berkompetisi secara Internasional. Adapun rangkaian acara yang kami ikuti antara lain ; persiapan secara intensif karantina yang dimulai dari tanggal 26 Juli – 1 Agustus 2016 di Hotel Bumi Cikeas, Sentul. Namun, saya tidak dapat mengikuti karantina dikarenakan sedang mengikuti International Mathematic Contest di Singapura. Selama di karantina peserta AIMO Final ini tidak hanya mendapatkan pelatihan teori matematika sajan namun peserta juga mengikuti kegiatan lain seperti, Character Building, Sholat berjamaah, Sholat tahajjud dan Tadarus Al Quran.

Dan pada tanggal 2 Agustus kami berangkat ke Hongkong dengan menggunakan pesawat Cathay Pasific dan menginap di Hotel Royal View. Pada hari Rabu pagi tanggal 3 Agustus kami harus bangun pagi, setelah sarapan kami berangkat ke Baptist University untuk mengikuti test AIMO Final. Waktu yang diberikan untuk mengerjakan soal-soal final olimpiade matematika kurang lebih satu setengah jam. Suasana selama final sungguh sangat menegangkan, seluruh peserta dari SMP Islam Alazka menghadapi soal-soal yang sulit dalam satu ruangan membaur dengan teman-teman dari Negara lain .

Setelah selesai tes final, kami peserta dari Indonesia melakukan refreshing dengan pergi ke The Peak, yaitu salah satu  tempat wisata di puncak gunung di Hongkong. Disana kami melihat pemandangan kota Hongkong dari atas, kami juga sempat berfoto dengan patung Bruce Lee. Kami juga diberi kesempatan untuk berbelanja oleh-oleh di Stanly Plaza dan H&M. perjalanan kami lanjutkan ke pantai Victoria Harbor dan naik kapal feri. Menjelang sore kami kembali ke hotel.

Tanggal 4 Agustus masih kami manfaatkan untuk jalan-jalan selama di Hongkong. Destinasi kami kali ini adalah ke Disneyland, kami sangat senang sekali bermain disana. Namun karena hujan, permainan kami tertunda. Meskipun begitu hampir seharian kami bermain di Disneyland, dari pagi sampai sore. Pada malam harinya kami menonton parade yang sangat bagus.

Tanggal 5 Agustus merupakan hari yang sangat mendebarkan bagi kami perserta AIMO Final, karena pada hari itu adalah hari Prize Giving atau Pengumuman pemenang bagi peserta AIMO Final. Dan Alhamdulillah, saya menjadi salah satu pemenang dan mendapat medali perunggu. Rasa syukur yang amat sangat karena tidak menduga saya dapat naik ke panggung sebagai salah satu perwakilan dari Indonesia untuk menerima medali bersama dengan peserta dari Negara lain.  Pada acara Prize Giving kami disajikan makanan halal, namun karena saya kurang fit maka saya tidak dapat menikmati makanan yang disediakan. Meskipun begitu ada kegiatan yang sangat menyenangkan yaitu bertukar cideramata dan kartu nama dengan teman-teman dari Negara lain.

Setelah selesai mengikuti rangkaian acara Prize Giving, kami rombongan dari Indonesia pergi ke Ladies Market. Ladies Market ini merupakan salah satu pasar di Hongkong yang cukup terkenal. Suasana di pasar ini sangat crowded sekali, namun harga barang-barang yang ditawarkan dijamin lebih murah dibandingkan dengan store di Hongkong. Setelah lelah berbelanja kami lalu makan malam di restoran halal di Muslim Centre Hongkong. Makanan di restoran ini enak-enak, disini kami juga dapat melakukan sholat berjamaah dengan penduduk Hongkong yang beragama Islam di masjid Ammar and osman Ramju Sadick Islamic Centre Hongkong.

 

Tanggal 6 Agustus adalah hari terakhir kami di Hongkong, dan kami harus kembali pulang ke Indonesia. Sesampainya di bandara Sukarno Hatta kami sudah disambut dengan meriah oleh Team Penyelenggara dan keluarga kami masing-masing. Sungguh pengalaman yang sangat berharga, semoga kedepan prestasi kami siswa SMP Islam Alazka akan lebih gemilang. Aamiin…