By Wati Fatmawati, M.Pd.

 

Pesatnya perkembangan iptek dan tekanan globalisasi yang menghapuskan tapal batas antarnegara, mempersyaratkan setiap bangsa untuk mengerahkan pikiran dan seluruh potensi sumber daya yang dimilikinya untuk bisa tetap bertahan dan dapat memenangkan persaingan dalam perebutan pemanfaatan kesempatan dalam berbagai sisi kehidupan. Ini berarti perlu adanya peningkatan sikap kompetitif secara sistematik dan berkelanjutan terhadap sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan. Oleh karena itu, pendidikan dewasa ini harus diarahkan pada peningkatan daya saing bangsa agar mampu berkompetisi dalam persaingan global. Hal ini bisa tercapai jika pendidikan di sekolah diarahkan tidak semata-mata pada penguasaan dan pemahaman konsep-konsep ilmiah, tetapi juga pada peningkatan kemampuan dan keterampilan berpikir peserta didik, khususnya keterampilan berpikir tingkat tinggi yaitu keterampilan berpikir kritis. Artinya, guru perlu mengajarkan peserta didiknya untuk belajar berpikir secara logis dan kritis dalam proses pembelajarannya, baik di dalam kelas maupun di luar kelas.

Menjembatani adanya realitas tuntutan kehidupan modern dengan kewajiban penyediaan kegiatan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis dan kritis pada peserta didik, maka  SMA Islam Al-Azhar Kelapa Gading mengadakan kegiatan dengan nama OSKAR 2016 yang dilaksanakan pada 20 – 21 Oktober 2016. Nama OSKAR ini merupakan akronim dari Observasi dan Karya Ilmiah Al-Azhar Kelapa Gading. Kegiatan ini menjadi salah satu program yang diselenggarakan dalam rangka menanamkan karakter peserta didik pada pilar Ilmiyyah. SMA Islam Al-Azhar Kelapa Gading menyadari bahwa berpikir logis, kritis, dan ilmiah sangat perlu dibelajarkan dan dibiasakan pada peserta didik. Sehingga, setiap peserta didik mendapatkan bekal untuk senantiasa berfikir kritis dan rasional terhadap suatu permasalahan. Diharapkan mereka akan menjadi generasi Islam yang siap menjadi pemimpin dengan daya kritis dan rasional yang tajam dalam menghadapi kehidupan modern. Kegiatan OSKAR kali ini SMA Islam Al-Azhar Kelapa Gading bekerjasama dengan sebuah kampus yang cukup dikenal konsistensinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian ilmiah, yakni IPB.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 20 – 21 Oktober 2016 di Kampus IPB Dramaga, Bogor. Diikuti sebanyak  158 peserta didik kelas XI yang terdiri dari 30 kelompok. Ke-30 regu tersebut terbagi kedalam 2 kelompok bidang studi, yaitu 11 kelompok IPA dan 19 kelompok IPS. Mereka didampingi oleh 13 orang guru, 2 tim Agroedutourism IPB, dan 1 tim dari KPM UNJ. Kegiatan keilmiahan sudah dimulai pada hari pertama mereka sampai di lokasi.

Rombongan berangkat dari SMA Islam Al-Azhar Kelapa Gading pukul 07.00 wib menuju kampus IPB Dramaga, Bogor dengan kendaraan bus. Pada pukul 09.00 wib rombongan sampai di Kampus IPB Dramaga dan langsung menuju ruangan auditorium Fakultas Perikanan dan Kelautan. Rombongan disambut oleh pihak IPB yang diwakili oleh Bapak Dr. Fakhrudin, M.Si., selaku Kepala Biro Humas dan Kerjasama IPB. Setelah acara pembukaan, dilanjutkan dengan pemberian materi pengenalan tentang pengembangan penelitian dan teknologi yang dilakukan di IPB oleh Bapak Dr. Fakhrudin, M.Si. sampai pukul 12.00 wib. Setelah ISOMA, tepatnya pukul 13.30 – 15.30 wib peserta kegiatan didampingi oleh tim Agroedutourism IPB untuk observasi lapangan ke Kebun Biofarmaka. Disana, peserta didik dibagi menjadi 3 kelompok untuk pengenalan lokasi dan potensi Kebun Instalasi Tanaman Obat “Biofarmaka” IPB. Adapun area yang dikunjungi adalah area display tanaman bawah, display tanaman kehutanan, dan penanaman tanaman obat. Dengan dibekali Lembar Kerja Siswa (LKS), setiap peserta didik mencatat dan mengamati berbagai jenis tanaman obat yang dikembangkan oleh Agroedutourism IPB. Peserta mendapatkan penjelasan terkait tanaman obat yang ada, sehingga mereka dapat mengenal berbagai jenis tanaman obat. Selain itu, peserta juga dapat berpraktik langsung proses penanaman tanaman obat dan mencicipi air minum yang berbahan dasar lidah buaya (aloe vera). Setelah berkunjung ke Kebun Biofarmaka, observasi dilanjutkan ke area peternakan. Di tempat ini, peserta dapat melihat pengembangbiakan sapi dan kambing serta pemerahan susu. Selepas dari observasi di area ini, setiap peserta dapat membawa pulang 1 jenis tanaman obat. Kegiatan tengah hari pertama ini cukup membuat lelah peserta, sehingga peserta diberikan waktu sampai pukul 18.00 wib untuk check in dan beristirahat, untuk peserta putra di Wisma Amarilis dan peserta putri di Wisma Tamu Landhuis.

Di tengah rintik hujan yang menghiasi kegiatan, pukul 18.00 wib peserta didik berkumpul di masjid Al-Hurriyyah IPB untuk melakukan sholat berjamaah. Setelah sholat berjamaah, peserta menuju aula Wisma Amarilis untuk makan malam dan mengikuti kegiatan selanjutnya, yaitu Workshop Penyusunan Proposal Karya Ilmiah.

Workshop Penyusunan Proposal Karya Ilmiah dipandu oleh tim Kelompok Peneliti Muda (KPM) UNJ dimulai pukul 19.00 wib. Peserta kegiatan dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu kelompok IPA dan kelompok IPS. Kelompok IPA terdiri dari 11 tim dan kelompok IPS terdiri dari  19 tim. Selama 60 menit pertama, peserta diberikan materi tentang bagaimana menyusun proposal karya ilmiah sesuai dengan sistematika penulisannya. Termasuk didalamnya bagaimana menentukan judul, masalah, dan mencari referensi yang benar. Setelah peserta didik memahami materi yang diberikan, peserta didik berkumpul dengan kelompoknya untuk menyusun proposal karya ilmiah. Setiap kelompok membawa 1 buah laptop dan paket data untuk menelusuri referensi. Setiap kelompok dengan didampingi fasilitator dari KPM UNJ terlihat antusias mendiskusikan dan menyusun proposal. Setiap kelompok yang sudah selesai menyusun proposal, harus mengirimkan softcopy ke email panitia dan mempersiapkan untuk dipresentasikan esok paginya. Kegiatan workshop ini berakhir pada pukul 23.00 wib. Selanjutnya, peserta kembali ke penginapan untuk beristirahat.

Kegiatan hari kedua yang merupakan hari terakhir dari kegiatan OSKAR ini, dimulai dengan peserta didik dibangunkan pada pukul 04.00 wib dini hari untuk sholat berjamaah di mesjid Al-Hurriyyah IPB. Peserta mendapat sarapan pagi pada pukul 07.00 wib. Tepat pukul 08.00 wib, peserta berkumpul di Aula Fakultas Peternakan dan Kelautan untuk mempresentasikan proposal karya ilmiah yang telah disusunnya semalam. Setiap peserta yang presentasi mendapatkan masukan dari guru pembimbing. Karena waktu yang terbatas, maka kelompok yang mewakili presentasi sebanyak 5 kelompok. Acara dilanjutkan dengan “Kreasi Tanaman Hydrogell” yang disampaikan oleh tim Agroedutourism IPB. Pada acara ini peserta mendapatkan penjelasan mengenai bioteknologi tanaman dengan media hydrogell. Selain itu, setiap peserta dapat melakukan praktik pembuatan tanaman hias dengan media hydrogell ini yang kemudian dapat dibawa pulang. Kegiatan ini berakhir pada pukul 11.00 wib, dilanjutkan dengan penyerahan souvenir dan sertifikat.

Rangkaian acara demi acara OSKAR 2016 inipun usai. Rombongan kembali ke sekolah. Lelah? Pastinya. Ada titik lemah? Selalu. Tiada jalan menuju puncak bukit tanpa jalan setapak nan terjal, namun tetap asa tak lekang karenanya. Pupuk yang diberikan melalui penyemaian OSKAR 2016 ini semoga dapat meretas benih-benih unggul dengan kesuburan kemampuan kritis yang tiada batas, apapun unsur hara dan medianya. Seen on the next OSKAR!!!